Kamis, 24 Mei 2012

Ngekos-Ngontrakk

Hei my blog!! How are you?? Dah lama juga gak posting di blog ini.. Maklum, dah mulai sibuk skrg (gaya bener yak :p). Ya gw sekarang dah jadi seorang mahasiswi di salah satu universitas swasta di Jakarta. Berhubung rumah gw jauh dari kampus, gw di suruh nge-kos ma bokap. Dan di hari pertama gw pindah, gw ngerasa bebas... Gak ada yg ngomelin gw klo kamar gw brantakan (rusuh ya gw). Tapi, di hari-hari selanjutnya gw ngerasa sepi... homesick gituu.... Makin lama, gw akhirnya punya temen tapi beda kosan ma gw. Seru berteman ma mereka.

Ini dia makhluk nya (Sandra, Debora, Sisil, Miftah)
Setahun pun berlalu, dan gw di ajak mereka untuk menyewa kontrakan aja. Berhubung ongkos buat ngontrak lebih murah, akhirnya gw pun setuju dan keluar dari kosan. Kontrakan nya lumayan gede dengan 4 kamar. Berhubung Debora dan Miftah gak boleh ngontrak ma ortunya, jadi  masing-masing kamar di isi 1 orang. Di sini gw ma temen-temen gw menghabiskan waktu bersama, seru-seruan bareng, wisata kuliner bareng, dll. Saking kompaknya, hingga kita menyebut pasukan ini dengan sebutan "The Jungle" (kesannya liar yahh haha).
nindy, sisil, sandra, debora, gw, miftah


Tapi, suatu hari ada salah satu anggota kita yang keluar dari kontrakan kami. Hal tersebut gak bikin kita retak kekompakannya, justru makin erat. Sekarang personilnya hanya tinggal 5, yaitu Sandra, Sisil, Debora, Miftah, dan gw.
We are The Jungle Family

Makan bareng di kontrakan ala anak kos :D


Minggu, 15 Agustus 2010

Motornya Mundurrr???


Slamet puasa bagi semuanya…!!!
Saat-saat puasa kali ini, mengingatkan pengalaman gw pada saat pertama kalinya gw bisa nyupir motor. Hal itu terjadi beberapa tahun yang lalu di bulan Ramadhan saat gw duduk di kelas 3 SMP.
Saat itu gw disuruh untuk mengantarkan kakak gw belanja keperluan buka puasa di pasar. Memang pada jam-jam segitu di daerah sana macett bangettt……
Setelah terkumpul semua belanjaan yang diperlukan, gw langsung menuju parkiran untuk mengambil motor dan kakak gw menunggu di jalanan yang menanjak dengan curamnya yang sudah dimaceti oleh berbagai macam kendaraan. Saat gw mau nyusul kakak gw, tiba-tiba motor yang gw kendarai mendadak mundurrrr…..!!! PANIK SETENGAH MATI GW!!! Gw pun berteriak manggil-manggil kakak gw, tapi bukannya nengok ntu orang malah manjauh dari gw (gak nyadar kali!). Hingga ada seseorang yang membantu gw untuk manggil kakak gw, dan kakak gw baru nyadar kalo motor yang gw kendarai mundur. Emang dasar gemblung yak ntu orang, bukannya bantuin dorong motor malah ngetawain gw dengan kerasnya……….. Dasar Kakak Yang Tidak Tau Diri….!!!!!

Rabu, 04 Agustus 2010

Efek Negatif Social Networking

Ini adalah beberapa efek negatif dari Social Networking (facebook, friendster, twitter, dll)

1. Mengurangi kinerja
Banyak karyawan perusahaan, dosen, mahasiswa yang bermain facebook/twitter pada saat sedang bekerja. Mau diakui atau tidak pasti mengurangi waktu kerja. Sebenarnya bisa dikurangi akibatnya jika kita bisa memanage waktu yaitu bermain facebook/twitter ketika istirahat.

2. Berkurangnya perhatian terhadap keluarga
Mau diakui atau tidak ini terjadi jika kita membuka facebook saat sedang bersama keluarga. Sebuah riset di inggris menunjukan bahwa orang tua semakin sedikit waktunya dengan anak-anak mereka karena berbagai alasan. Salah satunya karena Facebook. Bisa terjadi sang suami sedang menulis wall, si istri sedang membuat koment di foto sementara anaknya diurusi pembantu.

3.Tergantikanya kehidupan sosial
Facebook sangat nyaman sekali. Saking nyamannya sebagian orang merasa cukup dengan berinteraksi lewat facebook sehingga mengurangi frekuensi ketemu muka. Ada sebuah hal yang hilang dari interaksi seperti ini. Bertemu muka sangat lain dan tidak seharusnya digantikan dengan bertemu di dunia maya. Obrolan, tatapan mata, ekspresi muka, canda lewat ketawa tidak bisa tergantikan oleh rentetan kata2 bahkan video sekalipun.

4.Batasan ranah pribadi dan sosial yang menjadi kabur
Dalam Facebook/twitter kita bebas menuliskan apa saja, sering kali tanpa sadar kita menuliskan hal yang seharusnya tidak disampaikan ke lingkup sosial. Persoalan rumah tangga seseorang tanpa sadar bisa diketahui orang lain dengan hanya memperhatikan status dari orang tersebut.

5. Tersebarnya data penting yang tidak semestinya
Seringkali pengguna Facebook tidak menyadari beberapa data penting yang tidak semestinya ditampilkan secara terbuka. Seperti sudah dijelaskan dalam artikel tentang keamanan facebook, default dari info kita seharusnya tertutup dan tidak tertampil. Kalau memang ada yang perlu baru dibuka satu per satu sesuai kebutuhan.

6. Pornografi
Sebagaimana situs jejaring sosial lainnya tentu ada saja yang memanfaatkan situs semacam ini untuk kegiatan berbau pornografi.

7. Pemanfaatan untuk kegiatan negatif
Walupun telah diatur dalam peraturan penggunaan Facebook, tetap saja ada pihak yang memanfaatkan facebook untuk kegiatan negatif melalui group ataupun pages.

8. Kesalahpahaman
Facebook merupakan jaringan sosial yang sifatnya terbuka antara user dan teman-temannya. Seperti kehidupan nyata gosip atau informasi miring dengan cepat juga dapat berkembang di jaringan ini. Haruslah disadari menulis di status, di wall dan komentar diberbagai aplikasi adalah sama saja seperti obrolan pada kehidupan nyata bahkan efeknya mungkin lebih parah karena bahasa tulisan terkadang menimbulkan salah tafsir. Sudah ada kasus pemecatan seorang karyawan gara-gara menulis yg tidak semestinya di facebook, juga terjadi penuntutan ke meja pengadilan gara-gara kesalahpahaman di Facebook.

9. Mempengaruhi kesehatan (masih perdebatan)
Sebuah artikel di media inggris menyebutkan Facebook dapat meningkatkan stroke dan penyakit lainnya. Alasan yang dikemukakan menurut saya masih perlu dikaji lagi. Kalau menurut pendapat saya bukan karena facebooknya tetapi karena kebiasaan duduk berlama-lama di depan komputer.

TIPS UNTUK MAHASISWA BARU

Berprestasi di Awal Semester
Buatlah prestasi akademik pada semester pertama. Awal yang baik bisa menjadi pemicu untuk terus berprestasi di semester-semester berikutnya. Yaaa, itung-itung tabungan IP kalo-kalo di semester berikutnya dapet IP jelek. Hehehe…

Selektif Memilih Teman

Kemandirian di perguruan tinggi membuat pergaulan sesama mahasiswa cenderung bersifat individualistis. Apalagi kalo kuliahnya tidak memerlukan kelompok, seperti praktikum misalnya. Teman diperlukan untuk belajar, berdiskusi, mengerjakan tugas-tugas kuliah, atau mendapatkan informasi. Karena teman memberikan pengaruh yang cukup besar, maka pilihlah teman yang cocok dan bisa menunjang studimu. (So, cari temen yang tajir, baik dan pinter).

Manfaatkan Perpustakaan

Sering-seringlah mengunjungi perpustakaan. Perpustakaan adalah gudangnya ilmu dan informasi. Apalagi kalau kamu bisa meminjam buku-buku kuliah dari situ. Lumayan, kan untuk menghemat uangmu!

Jangan Jadi Mahasiswa Pasif

Setelah menjadi mahasiswa, hindarilah rutinitas: kampus, kantin, rental PS – kost/ rumah. Ikutilah aktivitas-aktivitas di luar jadwal kuliahmu. Di perguruan tinggi ada begitu banyak kegiatan yang bisa kamu ikuti. Mulai dari kegiatan keagamaan, olah raga, fotografi, pencinta alam, teater, dll. Pilihlah organisasi yang sesuai dan cocok dengan minat dan bakatmu. Lebih bagus kalau orgnisasi itu bisa menunjang studimu.

Mengatur Waktu

Kebebasan yang kamu dapat di perguruan tinggi membuat kamu berhak mengatur studimu sendiri. Apakah mau diselesaikan dengan cepat, sedang atau bahkan lambat. Tapi ingat, masing-masing universitas memiliki batas waktu studi maksimum. Maka pandai-pandailah mengatur waktu antara kuliah dengan kegiatan-kegiatan ekstern. Sempatkan waktu untuk belajar dan mengerjakan tugas-tugas di sela-sela kegiatanmu. Jangan pernah menerapkan SKS (Sistem Kebut Semalam) ketika menghadapi ujian. Selain hasilnya tidak maksimal, cuma akan mengganggu kesehatan saja (kecuali terpaksa.. hehehe).

Jaga Kesehatan

Kesehatan sangat mempengaruhi prestasi belajar. Gangguan kesehatan akan menyebabkan turunnya kemampuan belajar yang selanjutnya membuat prestasimu merosot. Bahkan yang lebih buruk bisa menggagalkan studimu di tengah jalan.Aturlah kapan waktunya kamu makan, kapan belajar, kapan istirahat, kapan berolah raga (dan kapan harus pacaran.. hua ha ha). Setelah kamu tetapkan, maka laksanakanlah dengan disiplin.

Kenali Seniormu

Bersikap baik dan sopanlah terhadap senior. Bukan berarti senior-senior itu gila hormat. Mereka akan lebih bersimpati jika kamu bisa menghargai mereka. Gunanya agar kamu mudah memperoleh pinjaman buku plus soal-soal ujian tahun lalu. Di samping itu kamu bisa mendapatkan berbagai informasi, baik itu tentang dosen, mata kuliah, dan banyak hal lainnya yang berhubungan dengan kuliah.

Jangan Ketinggalan Informasi

Informasi sangat penting bagi seorang mahasiswa. Apakah itu informasi tentang jadwal kuliah, kegiatan-kegiatan kampus, beasiswa, jadwal pengisian KRS.

Pertahankan Motivasi

Sering seorang mahasiswa merasa tidak mampu mengikuti kuliah tertentu padahal ia belum mencobanya. Akibat keyakinan yang telah ditanamkannya itu maka ia gagal dalam mata kuliah yang bersangkutan. Untuk meraih prestasi yang baik, maka harus ditanamkam motivasi dan keyakinan diri yang kuat di dalam diri bahwa kamu sanggup mengikuti kuliah itu. Dengan demikian setiap permasalahan yang timbul dalam perkuliahan dapat kamu atasi dan kamu pun lebih bersemangat kuliah. (Widiih.. mantab bro).




Redenominasi Rupiah

Rencana redenominasi Rupiah dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI) pada hari Senin (2/8/2010) malam. Rencana redenominasi Rupiah ini pasti akan menimbulkan pertanyaan seputar tentang hal itu. Apa itu redenominasi Rupiah? Redenominasi Rupiah adalah pengurangan nominal atau penyederhanaan mata uang Rupiah tapi tidak dengan memotong nilai tukar Rupiah tersebut (kurang lebih begitu).Bingung ya, sama. Sebagai contoh redenominasi Rupiah misalnya uang Rp 10.000,- akan menjadi Rp. 10,- (dengan dikurangi 3 digit nominal). Untuk contoh nyatanya, misalnya kita biasa membeli sesuatu dengan harga Rp. 10.000,-, setelah adanya redenominasi Rupiah ini kita jadi membayar Rp. 10,-.

Ada kabar juga (dari televisi) bahwa nanti dalam masa sosialisasi redenominasi Rupiah ini akan ada 2 mata uang, Rupiah lama dan Rupiah baru. Repot, karena misalnya di Supermarket pakRata Penuhai sistem Barcode tidak terlalu rumit, tinggal buat 2 barcode, mau bayar pakai Rupiah lama atau Rupiah baru, tinggal scan. Tapi kalau di warung-warung kecil pastinya malah jadi ribet ya. “Mau bayar pakai uang Rupiah lama atau baru?” “Kembaliannya uang lama atau baru?” Aduh (doh)
Ya kita nantikan saja redenominasi Rupiah ini yang rencana akan total berlaku pada tahun 2022, dengan masa sosialisasi sejak tahun 2012 (thinking)

http://iwansulistyo.com/redenominasi-rupiah

Senin, 26 Juli 2010

Untung Rugi Hujan


Hujan...hujan..hujan.... Dari pagi cuaca hujan melulu. Membuat aktifitas di luar jadi terganggu oleh air hujan. Banyak orang yang berangkat kerja, sekolah, dll kebasahan oleh air hujan tersebut. Jemuran juga jadi nggak kering-kering. Bahkan dapat menyebabkan seseorang menjadi sakit.

Tapi, dibalik semua kejengkelan tersebut, terdapat beberapa keuntungan. Diantaranya adalah tanaman tidak perlu kita siram lagi karena sudah kena air hujan. Dapat menghemat daya listrik karena udaranya sudah sejuk sehingga kita tidak perlu menggunakan kipas angin/AC. Selain itu, Di daerah-daerah yang kekeringan, dapat memperoleh air untuk sawahnya, ladangnya, serta kehidupannya (mandi, masak, dll).

Oleh sebab itu, hujan tidak hanya menjengkelkan tapi juga mempunya beberapa hal yang dapat memberi keuntungan kepeda beberapa pihak.

Minggu, 25 Juli 2010

Tips Memilih Perguruan Tinggi


"Mau nerusin ke mana setelah SMU?" Mungkin itu yang ada di benak kamu-kamu yang udah kelas tiga SMU. Pertanyaan klasik yang susah banget untuk menjawabnya. Gimana nggak susah, kan banyak banget Perguruan Tinggi baik swasta ato negeri yang ada di Indonesia.

Untuk itu, simak deh tips memilih perguruan tinggi dibawah ini :

MINAT
Faktor utama yang harus kamu ketahui adalah minat kamu sendiri. Kalo kamu udah tau minat kamu ke program studi apa, akan semakin memudahkan kamu memilih perguruan tinggi dan yang lebih penting kamu akan mudah dan terpacu untuk menyelesaikan studimu.

JARAK
Anda juga harus memikirkan jarak kampus Anda dari rumah. Kalau terlalu jauh, terkadang dapat membuat Anda jadi merugi, baik waktu, tenaga, maupun biaya. Namun, hal tersebut dapat diatasi dengan cara ngekost. Tentu Anda harus mengeluarkan uang ekstra apabila ingin ngekost.

BIAYA
Seringkali universitas yang kita inginkan nggak sesuai dengan keadaan keuangan ortu kita. Kuliah di Perguruan Tinggi emang banyak komponen biayanya seperti misalnya uang pendaftaran, uang gedung, spp, uang praktikum, de-el-el. Yang lebih nggak bisa diperkirakan adalah biaya mendadak seperti fotokopi, beli buku, ataupun transportasi. Belum lagi kalo kita musti kos karena tempat kuliah yang jauh dari rumah. Jadi, supaya amannya, pada saat kamu akan melakukan pendaftaran, tanyakan secara detail biaya apa saja yang harus kamu tanggung selama kuliah. Perhitungkan juga biaya lain-lain yang akan kamu tanggung saat menjadi mahasiswa. Diskusikan masalah tersebut bersama ortu agar ortu nggak kalang kabut nyariin biaya setelah kamu kuliah di tempat tersebut.

REPUTASI
Apakah kamu memilih perguruan tinggi karena perguruan tinggi tersebut terkenal saja? Wah…itu salah. Ada bebepa faktor yang harus kamu pertimbangkan jika kamu ingin memilih perguruan tinggi tersebut, misalkan bagaimana fasilitas belajar-mengajarnya, kualitas lulusannya, dan bagaimana reputasi perguruan tinggi tersebut di kalangan pendidik

PROSPEK
Saat ini banyak banget program studi yang ditawarkan baik oleh PTN maupun PTS, tentu tidak semuanya menjanjikan prospek pekerjaan yang cerah di masa mendatang. Manakah yang akan kamu pilih, program studi yang selalu menjadi favorit, tapi pada akhirnya banyak lulusannya yang menganggurataukah program studi yang tidak termasuk kategori favorit, tapi begitu lulus langsung dapet kerja (biasanya karena lulusannya yg langka sedangkan dunia kerja masih sangat terbuka)?? Kamu harus dapat memprediksi prospek bidang studi yang anda pilih dalam memasuki lapangan pekerjaan sesudah lulus nanti. Bertanyalah kepada orang tua, guru, teman, konsultan, atau siapapun. Jangan pertaruhkan masa depanmu.

JALUR DAN JENJANG PENDIDIKAN
Saat ini banyak sekali program pendidikan dengan berbagai jangka waktu tempuh pendidikan. Untuk itu kamu bisa memilih berapa lama akan menghabiskan waktu yang tentunya disesuaikan dengan kemampuan kamu. Untuk Indonesia, kita memiliki 2 jenjang jalur pendidikan yaitu jalur akademik (strata 1, 2, 3) serta jalur profesional (diploma 1, 2, 3). Jalur akademik menekankan pada penguasaan ilmu pengetahuan, sedangkan jalur profesional menekankan pada keahlian tertentu. Tapi ingat, kamu juga harus bisa membedakan antara jalur diploma yang diselenggarakan oleh suatu perguruan tinggi dan jalur diploma yang diselenggarakan oleh lembaga kursus. Biasanya lembaga kursus akan menjaring siswanya dengan mengiming-imingi kata-kata ''setara'' diploma 1, diploma 2 atau diploma 3. Pada kenyataannya sertivikat yang akan kita terima tidak dapita gunakan untuk transfer/alih pendidikan di perguruan tinggi lain. Hal ini karena sertivikat yang dikeluarkan oleh lembaga kursus hingga saat ini belum diakui untuk dapat disetarakan dengan diploma dari perguruan tinggi.

STATUS AKREDITASI
Kalo tahun-tahun sebelumnya kamu kenal dengan status disamakan, diakui ataupun terdaftar, sekarang ini ada yang dinamakan dengan status akreditasi. Status inilah yang saat ini menjadi salah satu faktor utama yang digunakan oleh PTS untuk mengiklankan dirinya. Status ini diberikan untuk program studi yang diselenggaran dan bukan pada keseluruhan jurusan/program studi pada suatu perguruan tinggi. Status akreditasi ini menentukan kemandirian suatu program studi dalam melaksanakan proses belajar mengajar.

FASILITAS PENDIDIKAN
Hati-hatilah dengan tampilan fisik. Himbauan ini nggak hanya berlaku kalo kita memilih teman, tetapi berlaku juga jika kita akan memilih suatu perguruan tinggi. Gedung megah dan ber-AC saja tidak cukup untuk menjamin berlangsungnya proses belajar mengajar yang baik. Fasilitas utama yang harus kami ketahui dalam suatu perguruan tinggi adalah seberapa baik dan bagusnya fasilitas seperti laboratorium (komputer, akuntansi, bahasa, dan lain-lain), studio dan perpustakaan yang dimiliki.